JAKARTA, π§ππ₯π’π£π’π‘πππ¦π£ππ₯ππ¦ππ ππ¦π¬ππ₯ππππ§.ππ’π | Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Pusat, Hartanto Boechori, menyampaikan ucapan selamat memperingati Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kepada seluruh insan pers di Tanah Air.
Dalam pernyataannya, Boechori menegaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional bukan sekadar seremoni tahunan atau ritual simbolik, melainkan momentum refleksi mendalam atas tanggung jawab besar pers terhadap bangsa dan negara.Mengusung tema βPers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuatβ, Boechori mengingatkan bahwa tema tersebut mengandung makna strategis yang harus diimplementasikan secara nyata dalam praktik jurnalistik sehari-hari.βTema ini tidak boleh hanya menggema dalam slogan dan terjebak pada ritual semata. Pers harus benar-benar hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual bangsa,β tegasnya.
Ia menekankan pentingnya peran insan pers sebagai agen kebenaran yang sejati, dengan menjaga integritas, objektivitas, serta kredibilitas dalam setiap produk jurnalistik.βTegakkan etika jurnalistik, hadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan relevan. Jangan sekadar lip service,β ujar Boechori.
Menurutnya, pers yang sehat bukan hanya istilah normatif atau simbol perayaan tahunan, tetapi harus menjadi ruh dalam setiap sarana publikasi dan kerja jurnalistik.Pers yang sehat, lanjutnya, merupakan pilar utama demokrasi, penopang ekonomi yang berdaulat, serta fondasi penting dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing.βJadilah suara rakyat yang sejati, bukan sekadar gema ritual,β tandasnya.
Di akhir pernyataannya, Ketua Umum PJI itu mengajak seluruh jurnalis untuk terus menjaga marwah profesi dan memperkuat solidaritas dalam menjalankan fungsi pers yang bertanggung jawab.βMaju terus Pers Nasional.PJI, Penegak Pilar Demokrasi.β
Salam kompak,Ketua Umum PJIHartanto Boechori













