Makassar:teropongaspirasimasyarakat.com
Anggaran untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi selatan Tahun 2022 untuk Bidang SMA dan SMK menganggarkan Rp. 189 Miliar. Dengan rincian khusus untuk DAK Bidang SMA senilai Rp. 69 Miliar, sedangkan untuk DAK Bidang SMK senilai Rp. 120 Miliar. Jadi total senilai Rp. 189 Miliar.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Sulsel, M. Yusri Gazali, S.Pd saat ditemui diruangan kerjanya mengatakan bahwa, proyek DAK Bidang SMK senilai Rp. 120 Miliar diperuntukan untuk pembangunan fisik Ruang Praktek Siswa (RPS) dengan anggaran senilai Rp. 18 Miliar, sedangkan untuk peralatan senilai Rp. 102 Miliar.
Lanjut Yusri bahwa, proyek DAK ini tentunya merupakan swakelola dengan melibatkan kelompok masyarakat setempat yang berdomisili di daerah tersebut.
“Dengan pelaksanaan proyek DAK ini yang melibatkan masyarakat sekitar daerah masing masing, bagaimana masyarakat bisa terlibat langsung itu bagian dari untuk meningkatkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19 sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi,” jelas Yusri, Senin (06/06/2022)
Untuk tenggang waktu pekererjaannya, Yusri lanjut menjelaskan tentunya akan berlangsung hingga bulan Desember 2022.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA, Asqar, SE, MM mengatakan bahwa proyek DAK SMA dengan nilai total Rp. 69 Miliar untuk dipergunakan dalam bentuk fisik, meliputi Ruangan Kelas Baru (RKB), Ruangan Laboratorium, Ruangan Biologi, Ruangan Fisika, Ruangan Kimia, Ruangan Guru, Ruangan BK, Ruangan Kepala Sekolah, Ruangan Osis dan toilet
“Pembangunan fisik DAK SMA tentu beragam, sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah,” ujar Asqar saat ditemui diruangan kerjanya.
Asqar menjelaskan, untuk tahun anggaran 2022, ada sekitar 34 sekolah yang mendapatkan DAK SMA di Sulawesi selatan.
Proyek DAK SMA ini, menurutnya Asqar, itu merupakan swakelola dan prosesnya sudah berjalan dengan target rampung pada bulan November 2022.
Sementara itu, dalam pelaksanaan proyek DAK SMA/SMK TA 2022, melibatkan pengawasan TP4D dari Kejaksaan.jelasnya.(Muh Ahmad),













