Teropong Aspirasi Masyarakat
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • Login
  • Home
  • News
    • Semua
    • Daerah
    • Nasional
    Hasil Sidang Isbat: Puasa Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026

    Hasil Sidang Isbat: Puasa Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026

    Baru Terbentuk, Serdadu Community Resmikan Sekretariat dan Gelar Event Domino Silaturahmi di Warkop Mutiara

    Baru Terbentuk, Serdadu Community Resmikan Sekretariat dan Gelar Event Domino Silaturahmi di Warkop Mutiara

    Milad Ke-14 Selasar SMA 18 Makassar Gelar Pentas Seni ‘Jelajah Imajinasi Tanpa Batas’

    Milad Ke-14 Selasar SMA 18 Makassar Gelar Pentas Seni ‘Jelajah Imajinasi Tanpa Batas’

    Gaji Ratusan PPPK di Kota Makassar Belum Dibayarkan,Rizal Rahman Menduga Akibat Perekrutan Pengawai Baru PJLP di Pemkot Makassar

    Gaji Ratusan PPPK di Kota Makassar Belum Dibayarkan,Rizal Rahman Menduga Akibat Perekrutan Pengawai Baru PJLP di Pemkot Makassar

    • Nasional
    • Daerah
  • Kontak
  • Redaksi
  • Home
  • News
    • Semua
    • Daerah
    • Nasional
    Hasil Sidang Isbat: Puasa Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026

    Hasil Sidang Isbat: Puasa Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026

    Baru Terbentuk, Serdadu Community Resmikan Sekretariat dan Gelar Event Domino Silaturahmi di Warkop Mutiara

    Baru Terbentuk, Serdadu Community Resmikan Sekretariat dan Gelar Event Domino Silaturahmi di Warkop Mutiara

    Milad Ke-14 Selasar SMA 18 Makassar Gelar Pentas Seni ‘Jelajah Imajinasi Tanpa Batas’

    Milad Ke-14 Selasar SMA 18 Makassar Gelar Pentas Seni ‘Jelajah Imajinasi Tanpa Batas’

    Gaji Ratusan PPPK di Kota Makassar Belum Dibayarkan,Rizal Rahman Menduga Akibat Perekrutan Pengawai Baru PJLP di Pemkot Makassar

    Gaji Ratusan PPPK di Kota Makassar Belum Dibayarkan,Rizal Rahman Menduga Akibat Perekrutan Pengawai Baru PJLP di Pemkot Makassar

    • Nasional
    • Daerah
  • Kontak
  • Redaksi
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
Teropong Aspirasi Masyarakat
Home News Daerah

BOM ATOM, PENDIDIKAN DAN KEMAJUAN BANGSA

RISWAN by RISWAN
Agustus 15, 2021
Reading Time:4min read
0
BOM ATOM, PENDIDIKAN DAN KEMAJUAN BANGSA
EDIL WIJAYA NUR
 (Ketua MGBK SMA Kab. SIDRAP)

Sidrap: teropongaspirasimasyarakat.com Dunia selalu mengingat peristiwa bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki sebagai peristiwa dahsyat yang mengakhiri perang dunia II. Berdasarkan data dari atomicarchive.com, peristiwa yang terjadi pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 ini menelan korban sekitar 135.000 orang di Hiroshima dan 64.000 orang di Nagasaki. Angka yang cukup besar untuk sebuah serangan yang terjadi hanya dalam dua hari saja. Tomonaga (2019) saat meneliti efek dari bom atom ini sampai kepada kesimpulan bahwa “political leaders, especially of nuclear-weapon state, must learn the wisdom of the hibakusha to save Homo Sapiens from possible global extinction by nuclear war”. Hal ini menggambarkan betapa mengerikannya efek dari bom atom ini.

RELATED POSTS

Hasil Sidang Isbat: Puasa Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026

Baru Terbentuk, Serdadu Community Resmikan Sekretariat dan Gelar Event Domino Silaturahmi di Warkop Mutiara

Milad Ke-14 Selasar SMA 18 Makassar Gelar Pentas Seni ‘Jelajah Imajinasi Tanpa Batas’


Setelah Deklarasi Postdam, Jepang berubah menjadi negara yang mengutamakan perdamaian dunia dan mengubah segala jenis pendekatannya yang bersifat militeristik menjadi lebih humanis.

Dalam bidang pendidikan, Jepang menerbitkan ‘Pedoman Kebijakan Pendidikan untuk Pembangunan Jepang Baru’ pada 15 September 1945. Susy Ong yang merupakan dosen kajian wilayah jepang di Universitas Indonesia menulis sebuah artikel pada lmsspada.kemdikbud.go.id tentang Reformasi Pendidikan di Jepang pasca Perang Dunia II mengungkapkan bahwa salah satu isi dari pedoman tersebut adalah “Kementerian pendidikan menyelenggarakan program pendidikan ulang (re-edukasi) untuk para guru, agar memahami kebijakan pendidikan yang baru”. Melihat fakta bahwa hari ini Jepang telah menjadi sebuah negara maju dengan perkembangan teknologi yang linear dengan perkembangan sumber daya manusia yang unggul maka kita perlu melihat kebijakan ini sebagai sebuah perspektif dalam menata pendidikan yang lebih baik dan terarah.
Razali (2013) dalam temuannya menulis bahwa “perhatian pemerintah (Jepang) terhadap dunia pendidikan sangat tinggi.

Pemerintah sangat sadar bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa”. Jepang melakukan pendidikan ulang untuk kembali me-reset para guru-guru mereka yang masih menggunakan pemahaman dan gaya mendidik ala Jepang sebelum perang dunia II. Hal ini menjadi salah satu kebijakan penting dalam menyelaraskan tujuan pendidikan mereka dengan implementasinya di lapangan. Tentunya saja penyelarasan ini terkait dengan kurikulum, metode, kualifikasi serta sarana dan prasarana pendidikan yang dinggap harus satu nafas dengan tujuan pendidikan Jepang.

Kemajuan Bangsa
Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu kunci dari kemajuan suatu bangsa adalah pendidikan. Pendidikan merupakan upaya penyiapan warga negara yang diartikan sebagai suatu kegiatan terencana untuk membekali siswa agar menjadi warga negara yang berakhlak mulia. Penyiapan ini kemudian disusun dalam suatu Undang-Undang yang disebut dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Sebuah konstitusi yang meletakkan pondasi dasar mengenai seluruh ketentuan pendidikan yang berlaku di Indonesia.
Munirah (2015) menuliskan bahwa “sistem pendidikan di Indonesia, yang didasarkan pada sistem pendidikan nasional, terdapat kesenjangan antara cita-cita dan kenyataan”. Beliau mengemukakan beberapa faktor yang mendukung argumentasinya seperti lemahnya manajemen, dukungan pemerintah dan masyarakat yang masih rendah.

Sistem ini dianggap belum didukung dengan mekanisme supervise pendidikan yang konsekuen.
Cita-cita pendidikan Indonesia telah jelas tertuang dalam pembukaan UUD 1945 yakni “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”. Salah satu ujung tombak utama dalam mewujudkan cita-cita tersebut adalah para guru.

Guru adalah sosok yang berdiri langsung di hadapan para murid. Guru adalah pemeran utama dalam pendidikan. Namun, guru pun masih memiliki masalah pada hari ini. Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan melalui prosiding seminar nasional, Sennen (2017) menulis sesuatu yang menarik, bahwa salah satu permasalahan pokok yang berkaitan dengan kompetensi dan profesionalisme guru adalah “banyaknya guru yang bermental cari gampang”. Temuan ini menjadi fakta dan trend bagi sebagian guru yang ada di Indonesia.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Bagaimana mungkin kita berbicara mengenai kemajuan bangsa jika guru yang menjadi ujung tombak pendidikan masih memiliki mental “cari gampang”. Semangat untuk mau bergerak serentak dalam irama yang optimis akan kemajuan pendidikan sebenarnya telah terwakili oleh beberapa kebijakan pemerintah dalam mengembangkan kompetensi guru seperti guru penggerak dan sekolah penggerak.

Para guru dilatih untuk menjadi “agen perubahan” pada lingkungannya masing-masing. Menjadi pemicu lahirnya keseragaman dalam memandang visi dan misi pendidikan.
Dikutip dari polkam.go.id, Menko Polhukam Wiranto dalam sebuah kesempatan mengucapkan bahwa “…sekarang persyaratan apa yang kita butuhkan supaya bangsa ini bisa sesuai dengan ramalan dunia yaitu menjadi negara besar ke-4 tahun 2045, yakni sinergi dan solid.

Kita harus bersinergi dan harus solid…”. Kata sinergi dan solid ini familiar dengan keselarasan. Mungkin pemerintah harus mereduksi kembali seluruh hasil pemikiran serta kajian para pakar pendidikan untuk me-reset para guru agar selaras dan sejalan dengan tujuan pendidikan kita. Seperti apa yang dilakukan oleh Jepang pasca perang dunia II. Pemerintah mungkin bisa memulai suatu proyek besar dan benar-benar serius untuk memajukan pendidikan dan bangsa Indonesia. Proyek yang kembali merekonstruksi proses pencetakan guru.

Sejak pada program Sarjana maupun Profesi mereka sudah harus digembleng dengan serius untuk menjadi guru. Bisa saja kedepannya pendidikan guru akan dibuat sebagai sebuah pendidikan ikatan dinas yang berbasis taruna. Hal ini sangat memungkin dilakukan, namun tentu dengan kesiapan anggaran dan kesiapan seluruh dukungan sistem yang ada. Hingga akhirnya melahirkan guru yang “satu nafas” dari Sabang sampai Merauke. ( Edil Wiaya Nur

Bagaimana Reaksi Anda ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Bagikan ini:

  • Skype
  • Pinterest
  • Pocket
  • Reddit
  • LinkedIn
  • Tumblr

Terkait

Tags: Pendidikan
ShareTweetSendShareShare
RISWAN

RISWAN

Related Posts

Hasil Sidang Isbat: Puasa Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026
Nasional

Hasil Sidang Isbat: Puasa Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026

Februari 18, 2026
Baru Terbentuk, Serdadu Community Resmikan Sekretariat dan Gelar Event Domino Silaturahmi di Warkop Mutiara
Daerah

Baru Terbentuk, Serdadu Community Resmikan Sekretariat dan Gelar Event Domino Silaturahmi di Warkop Mutiara

Februari 17, 2026
Milad Ke-14 Selasar SMA 18 Makassar Gelar Pentas Seni ‘Jelajah Imajinasi Tanpa Batas’
Daerah

Milad Ke-14 Selasar SMA 18 Makassar Gelar Pentas Seni ‘Jelajah Imajinasi Tanpa Batas’

Februari 17, 2026
Gaji Ratusan PPPK di Kota Makassar Belum Dibayarkan,Rizal Rahman Menduga Akibat Perekrutan Pengawai Baru PJLP di Pemkot Makassar
Daerah

Gaji Ratusan PPPK di Kota Makassar Belum Dibayarkan,Rizal Rahman Menduga Akibat Perekrutan Pengawai Baru PJLP di Pemkot Makassar

Februari 16, 2026
Disdik Sulsel Keluarkan Pedoman Pembelajaran Selama Ramadhan
Daerah

Disdik Sulsel Keluarkan Pedoman Pembelajaran Selama Ramadhan

Februari 15, 2026
Dewan Pengurus Masjid Besar Al-Mubarak Paccerakkang, Sambut Hangat Siswa SMA.IT Ar-Rahmah Makassar (Relawan Aksi Peduli Masjid)
News

Dewan Pengurus Masjid Besar Al-Mubarak Paccerakkang, Sambut Hangat Siswa SMA.IT Ar-Rahmah Makassar (Relawan Aksi Peduli Masjid)

Februari 13, 2026
Next Post
Pemkab Gowa Semarakkan HUT Ke-76 RI, Adakan Lombakan Posko Desa/Lurah PPKM

Pemkab Gowa Semarakkan HUT Ke-76 RI, Adakan Lombakan Posko Desa/Lurah PPKM

Kasus Pencurian 200 Juta Yang ditangani Polrestabes Makassar Menuai Sorotan

Kasus Pencurian 200 Juta Yang ditangani Polrestabes Makassar Menuai Sorotan

Please login to join discussion

Cuaca

Fans Page

Teropong Aspirasi Masyarakat.com

Paling Popoler

  • Disdik Sulsel Keluarkan Pedoman Pembelajaran Selama Ramadhan

    Disdik Sulsel Keluarkan Pedoman Pembelajaran Selama Ramadhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Sulsel Uji 551 BCKS di CAT dan Wawancara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Sulsel Mulai Godok Skema Redistribusi PPPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tes CAT dan Wawancara, Tentukan Langkah BCKS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdik Sulsel Berlakukan FWA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Milad Ke-14 Selasar SMA 18 Makassar Gelar Pentas Seni ‘Jelajah Imajinasi Tanpa Batas’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Pendidikan Sulsel Pantau Sekolah di Maros

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Arsip

  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
Teropong Aspirasi Masyarakat

Media Online Teropong Aspirasi masyarakat

Pos-pos Terbaru

  • Hasil Sidang Isbat: Puasa Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026
  • Baru Terbentuk, Serdadu Community Resmikan Sekretariat dan Gelar Event Domino Silaturahmi di Warkop Mutiara
  • Milad Ke-14 Selasar SMA 18 Makassar Gelar Pentas Seni ‘Jelajah Imajinasi Tanpa Batas’

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olaraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Uncategorized

© 2021 - 2021 Teropong Aspirasi Masyarakat

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Kontak
  • Redaksi

© 2021 - 2021 Teropong Aspirasi Masyarakat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Kirim Berita

    error: Konten dilindungi !!