Teropong Aspirasi Masyarakat
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • Login
  • Home
  • News
    • Semua
    • Daerah
    • Nasional
    3K SANG PENDIDIK: KOMITMEN, KONSISTEN, KONSEKWEN”

    3K SANG PENDIDIK: KOMITMEN, KONSISTEN, KONSEKWEN”

    Momen Haru Gunawan, Sepatu yang Dipakai Kepala Seksi Diberikan untuknya

    Momen Haru Gunawan, Sepatu yang Dipakai Kepala Seksi Diberikan untuknya

    Perhatian Gubernur Sulsel kepada Siswa SMAN 8, SMAN 13, dan SMAN 14 Maros

    Perhatian Gubernur Sulsel kepada Siswa SMAN 8, SMAN 13, dan SMAN 14 Maros

    Peserta Bimtek Antusias Untuk Materi Sarpras

    Peserta Bimtek Antusias Untuk Materi Sarpras

    • Nasional
    • Daerah
  • Kontak
  • Redaksi
  • Home
  • News
    • Semua
    • Daerah
    • Nasional
    3K SANG PENDIDIK: KOMITMEN, KONSISTEN, KONSEKWEN”

    3K SANG PENDIDIK: KOMITMEN, KONSISTEN, KONSEKWEN”

    Momen Haru Gunawan, Sepatu yang Dipakai Kepala Seksi Diberikan untuknya

    Momen Haru Gunawan, Sepatu yang Dipakai Kepala Seksi Diberikan untuknya

    Perhatian Gubernur Sulsel kepada Siswa SMAN 8, SMAN 13, dan SMAN 14 Maros

    Perhatian Gubernur Sulsel kepada Siswa SMAN 8, SMAN 13, dan SMAN 14 Maros

    Peserta Bimtek Antusias Untuk Materi Sarpras

    Peserta Bimtek Antusias Untuk Materi Sarpras

    • Nasional
    • Daerah
  • Kontak
  • Redaksi
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
Teropong Aspirasi Masyarakat
Home News Daerah

3K SANG PENDIDIK: KOMITMEN, KONSISTEN, KONSEKWEN”

Muh. Ahmad by Muh. Ahmad
Agustus 21, 2026
Reading Time:3min read
0
3K SANG PENDIDIK: KOMITMEN, KONSISTEN, KONSEKWEN”

MAKASSAR, 𝗧𝗘𝗥𝗢𝗣𝗢𝗡𝗚𝗔𝗦𝗣𝗜𝗥𝗔𝗦𝗜𝗠𝗔𝗦𝗬𝗔𝗥𝗔𝗞𝗔𝗧.𝗖𝗢𝗠 | Menjadi guru atau dosen itu bukan sekadar profesi. Ia adalah persetujuan panjang yang kita buat, kadang tanpa sadar, dengan masa depan orang lain. Di dalam kelas ada 30, 40, bahkan 100 mimpi yang sedang menunggu disentuh. Dan di tengah segala tuntutan administrasi, tren pembelajaran, dan dinamika mahasiswa, ada tiga kompas yang membuat kita tetap tahu arah: Komitmen, Konsisten, Konsekwen.

RELATED POSTS

Momen Haru Gunawan, Sepatu yang Dipakai Kepala Seksi Diberikan untuknya

Perhatian Gubernur Sulsel kepada Siswa SMAN 8, SMAN 13, dan SMAN 14 Maros

Peserta Bimtek Antusias Untuk Materi Sarpras

Komitmen adalah titik kita memutuskan “saya mau mengajar”. Bukan hanya mengajar karena jadwal, bukan hanya karena butuh SKP. Komitmen itu ketika kita tetap menyiapkan RPS walau semalam begadang. Ketika kita membaca satu jurnal lagi walau materi tahun lalu masih bisa dipakai. Komitmen seorang pendidik adanya di ruang paling sunyi: saat tidak ada mahasiswa yang melihat, saat tidak ada atasan yang menilai. Di sanalah kita bertanya pada diri: apakah saya masih mau jadi jembatan bagi orang lain untuk menyeberang ke versi dirinya yang lebih baik.

Tapi komitmen saja tidak cukup. Karena semangat awal itu mudah pudar. Bertemu mahasiswa yang pasif, bertemu sistem yang kadang tidak adil, bertemu lelah yang menumpuk. Di titik inilah Konsisten diuji.

Konsisten itu hadir 10 menit lebih awal walau macet. Menegur dengan cara yang sama baik ke mahasiswa yang pintar maupun yang sering terlambat. Memberi feedback tugas tidak hanya saat mau nilai akhir. Konsisten itu membosankan, saya tahu. Mengulang penjelasan yang sama untuk kelas yang berbeda. Mengoreksi format sitasi yang itu-itu lagi. Tapi dari pengulangan itulah karakter terbentuk. Mahasiswa tidak belajar dari satu kuliah kita yang paling heboh. Mereka belajar dari apa yang kita lakukan setiap minggu. Dari cara kita menghargai waktu. Dari cara kita menepati janji “tugas akan saya kembalikan minggu depan”.

Dunia pendidikan sekarang penuh distraksi. Ada AI yang bisa jawab soal dalam 3 detik. Ada konten 15 detik yang lebih menarik dari slide kita. Kalau kita tidak konsisten, kita akan kalah cepat. Bukan kalah saing dengan teknologi, tapi kalah dengan kebiasaan kita sendiri untuk menunda dan mengompromikan standar.

Lalu ada satu kata yang paling berat: Konsekwen.
Konsekwen artinya berani hidup sesuai dengan apa yang kita ajarkan. Kita bilang ke mahasiswa “jujur itu penting”, maka kita juga tidak menoleransi plagiasi walau itu anak favorit. Kita bilang “disiplin waktu”, maka kita juga mematikan HP saat mengajar. Kita bilang “belajar itu proses”, maka kita juga mau dikritik dan mau belajar hal baru dari mahasiswa.

Konsekwen itu sakit. Karena ia memaksa kita memilih. Memilih menegur di depan umum itu tidak nyaman. Memilih memberi nilai jujur itu berisiko tidak disukai. Memilih menolak proyek tambahan demi menyiapkan pembelajaran yang lebih baik itu berarti menolak uang. Tapi tanpa konsekwen, semua ajaran kita jadi gugur. Mahasiswa paling cepat membaca inkonsistensi. Mereka tidak mendengar apa yang kita ucapkan. Mereka meniru apa yang kita lakukan.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Tiga K ini bekerja seperti napas. Komitmen itu tarikan napas pertama saat kita memutuskan jadi pendidik. Konsisten itu napas yang kita jaga setiap hari agar tidak terengah. Konsekwen itu napas panjang yang membuat kita tetap tegak saat badai kritik datang.

Lihat guru SD yang 20 tahun mengajar di desa. Mungkin tidak pernah viral. Tapi komitmennya menyalakan lampu, konsistennya datang tiap pagi, konsekwennya tidak membeda-bedakan anak. Lihat dosen yang mahasiswanya lulus lalu jadi peneliti. Bukan karena satu ceramahnya. Tapi karena tiap bimbingan dia konsisten hadir, dan konsekwen menantang ide yang lemah.

Buat kita di kampus, di sekolah, di sanggar, tantangannya sama. Godaan untuk “asal jalan” itu besar. Godaan untuk “yang penting absen” itu ada. Godaan untuk “biarlah, nanti juga ada yang ngajarin” itu nyata.

Maka mari kembali ke 3K. Tanyakan di awal semester: apa komitmen saya untuk kelas ini? Di tengah semester: apakah saya masih konsisten dengan cara mengajar yang saya janjikan? Di akhir semester: apakah saya konsekwen memberi penilaian yang adil, meski tidak populer?

Hasilnya tidak akan langsung kelihatan. Pendidikan itu menanam. Kita menyiram, tapi yang menumbuhkan adalah waktu. Mungkin 5 tahun dari sekarang ada mahasiswa yang tiba-tiba bilang, “Bu, dulu ibu pernah bilang satu kalimat ini dan saya ingat sampai sekarang”. Saat itulah kita tahu, konsisten dan konsekwen kita tidak sia-sia.

Karena pada akhirnya, mahasiswa tidak akan mengingat semua materi kita. Tapi mereka akan mengingat bagaimana rasanya belajar dengan kita. Apakah rasanya aman, adil, dan menghidupkan.

Dan rasa itu hanya bisa lahir dari seorang pendidik yang punya Komitmen di hati, Konsisten di langkah, dan Konsekwen di tindakan. (Sri DM, Dosen FSD UNM)

Bagaimana Reaksi Anda ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Bagikan ini:

  • Skype
  • Pinterest
  • Pocket
  • Reddit
  • LinkedIn
  • Tumblr

Terkait

ShareTweetSendShareShare
Muh. Ahmad

Muh. Ahmad

Related Posts

Momen Haru Gunawan, Sepatu yang Dipakai Kepala Seksi Diberikan untuknya
Daerah

Momen Haru Gunawan, Sepatu yang Dipakai Kepala Seksi Diberikan untuknya

Agustus 20, 2026
Perhatian Gubernur Sulsel kepada Siswa SMAN 8, SMAN 13, dan SMAN 14 Maros
Daerah

Perhatian Gubernur Sulsel kepada Siswa SMAN 8, SMAN 13, dan SMAN 14 Maros

Agustus 20, 2026
Peserta Bimtek Antusias Untuk Materi Sarpras
Daerah

Peserta Bimtek Antusias Untuk Materi Sarpras

Agustus 20, 2026
Ketua Umum PJI Hartanto Boechori: Jangan ‘Coba-Coba’ Kriminalisasi Jurnalis Beritikad Baik!
Daerah

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori Tiba di Samarinda, PJI Kaltim Sambut Hangat” Siap Mengukuhkan dan Melantik DPD PJI Kaltim 2026–2030

Agustus 19, 2026
Kadis Pendidikan Sulsel: Sekolah Perbaiki Dapodik
Daerah

Kadis Pendidikan Sulsel: Sekolah Perbaiki Dapodik

Agustus 19, 2026
Gelar Kompetisi Domino Semarak Kemerdekaan, Warkop Mabes 01 Libatkan PORDI Maros dan LMD Sport Makassar
News

Gelar Kompetisi Domino Semarak Kemerdekaan, Warkop Mabes 01 Libatkan PORDI Maros dan LMD Sport Makassar

Agustus 19, 2026
Please login to join discussion

Cuaca

Fans Page

Teropong Aspirasi Masyarakat.com

Paling Popoler

  • Disdik Sulsel Liburkan Siswa SMA/SMK/SLB

    Disdik Sulsel Liburkan Siswa SMA/SMK/SLB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seleksi BCKS Disdik Sulsel Tuai Sorotan, Guru Resah Terancam Dipindahkan Jauh dari Keluarga, Pejabat;Dikonfirmasikan Terkait Hal itu Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perhatian Gubernur Sulsel kepada Siswa SMAN 8, SMAN 13, dan SMAN 14 Maros

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Pendidikan Sulsel: Sekolah Perbaiki Dapodik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Legislator Jeneponto Bahas Korban Mutasi Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Haru Gunawan, Sepatu yang Dipakai Kepala Seksi Diberikan untuknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Latih SMKN 3 Jeneponto Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Arsip

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
Teropong Aspirasi Masyarakat

Media Online Teropong Aspirasi masyarakat

Pos-pos Terbaru

  • 3K SANG PENDIDIK: KOMITMEN, KONSISTEN, KONSEKWEN”
  • Momen Haru Gunawan, Sepatu yang Dipakai Kepala Seksi Diberikan untuknya
  • Perhatian Gubernur Sulsel kepada Siswa SMAN 8, SMAN 13, dan SMAN 14 Maros

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olaraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Uncategorized

© 2021 - 2021 Teropong Aspirasi Masyarakat

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Kontak
  • Redaksi

© 2021 - 2021 Teropong Aspirasi Masyarakat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Kirim Berita

    error: Konten dilindungi !!