MAKASSAR, π§ππ₯π’π£π’π‘πππ¦π£ππ₯ππ¦ππ ππ¦π¬ππ₯ππππ§.ππ’π β Penyaluran bantuan sosial (bansos) beras di Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Jumat (25/9/2026), mendapat sorotan warga. Sejumlah penerima bantuan mengaku tidak memperoleh jatah beras meski nama mereka tercantum sebagai penerima.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, terdapat penerima yang datang untuk mengambil bantuan, namun tidak mendapatkan beras karena disebut telah digantikan oleh pihak lain. Kondisi tersebut membuat sejumlah warga mengaku kecewa karena harus pulang tanpa membawa bantuan yang seharusnya mereka terima.
Persoalan tersebut semakin menjadi perhatian karena, menurut informasi warga di lokasi, stok beras bantuan masih terlihat tersedia di dalam kontainer.
Warga meminta agar persoalan tersebut segera diklarifikasi dan ditelusuri secara terbuka. Mereka berharap pihak Kecamatan Biringkanaya bersama Dinas Sosial Kota Makassar melakukan pemeriksaan terhadap mekanisme penyaluran, termasuk mencocokkan data penerima dengan realisasi pembagian di lapangan.
βKalau memang nama kami tercatat sebagai penerima, tentu kami berharap bantuan tersebut diberikan sesuai data. Kalau ada perubahan penerima, harus ada penjelasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,β ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga juga mendorong agar daftar penerima dan realisasi penyaluran dapat dibuka secara transparan sehingga tidak menimbulkan dugaan adanya penyimpangan dalam proses pembagian bantuan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kelurahan Laikang belum memberikan keterangan resmi terkait adanya keluhan warga tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih dilakukan untuk memperoleh penjelasan mengenai mekanisme penyaluran serta alasan apabila terdapat perubahan atau penggantian penerima bantuan.
Berita ini terbuka untuk klarifikasi dan hak jawab dari pihak Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya maupun Dinas Sosial Kota Makassar.(Anwar)











