Teropong Aspirasi Masyarakat
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • Login
  • Home
  • News
    • Semua
    • Daerah
    • Nasional
    MEMAKNAI ULANG KEMERDEKAAN DI USIA 81 TAHUN

    MEMAKNAI ULANG KEMERDEKAAN DI USIA 81 TAHUN

    Upacara HUT RI Ke-81 di Disdik Sulsel, Hery Sumiharto Tekankan Semangat Kebangsaan

    Upacara HUT RI Ke-81 di Disdik Sulsel, Hery Sumiharto Tekankan Semangat Kebangsaan

    Disdik Sulsel Lepas Mahasiswa Magang Unhas

    Disdik Sulsel Lepas Mahasiswa Magang Unhas

    11 Santri TPA Nurul Islam Buntusu Ikuti Munaqasyah Santri ke-29 BKPRMI Makassar

    11 Santri TPA Nurul Islam Buntusu Ikuti Munaqasyah Santri ke-29 BKPRMI Makassar

    • Nasional
    • Daerah
  • Kontak
  • Redaksi
  • Home
  • News
    • Semua
    • Daerah
    • Nasional
    MEMAKNAI ULANG KEMERDEKAAN DI USIA 81 TAHUN

    MEMAKNAI ULANG KEMERDEKAAN DI USIA 81 TAHUN

    Upacara HUT RI Ke-81 di Disdik Sulsel, Hery Sumiharto Tekankan Semangat Kebangsaan

    Upacara HUT RI Ke-81 di Disdik Sulsel, Hery Sumiharto Tekankan Semangat Kebangsaan

    Disdik Sulsel Lepas Mahasiswa Magang Unhas

    Disdik Sulsel Lepas Mahasiswa Magang Unhas

    11 Santri TPA Nurul Islam Buntusu Ikuti Munaqasyah Santri ke-29 BKPRMI Makassar

    11 Santri TPA Nurul Islam Buntusu Ikuti Munaqasyah Santri ke-29 BKPRMI Makassar

    • Nasional
    • Daerah
  • Kontak
  • Redaksi
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
Teropong Aspirasi Masyarakat
Home News

MEMAKNAI ULANG KEMERDEKAAN DI USIA 81 TAHUN

Muh. Ahmad by Muh. Ahmad
Agustus 17, 2026
Reading Time:3min read
0
MEMAKNAI ULANG KEMERDEKAAN DI USIA 81 TAHUN

Makassar:Teropongaspirasimasyarakat.com
Setiap 17 Agustus, kita pasti sibuk. Pasang bendera, lomba panjat pinang, upacara bendera, dan status “Merdeka!”. Tradisi yang sama diulang selama 81 tahun.

RELATED POSTS

Upacara HUT RI Ke-81 di Disdik Sulsel, Hery Sumiharto Tekankan Semangat Kebangsaan

Disdik Sulsel Lepas Mahasiswa Magang Unhas

11 Santri TPA Nurul Islam Buntusu Ikuti Munaqasyah Santri ke-29 BKPRMI Makassar

81 tahun. Bukan waktu yang sebentar. Dalam usia manusia, 81 tahun adalah usia sepuh yang penuh kebijaksanaan. Seharusnya di usia ini kita tidak lagi sibuk bertanya “kita siapa”, tapi sudah mantap menjawab “kita mau ke mana”.

Maka di tahun 2026 ini, mungkin sudah saatnya kita memaknai ulang kemerdekaan. Bukan sekadar memperingati, tapi mengevaluasi. Bukan hanya euforia, tapi introspeksi.

Dulu: Merdeka dari Penjajahan Fisik

Tahun 1945, makna merdeka sangat jelas dan sederhana: usir penjajah. Peluru dibalas peluru. Penjara dibalas keberanian.
Para pendiri bangsa tidak punya waktu untuk debat di Twitter. Mereka punya satu musuh nyata: Belanda, Jepang, Sekutu. Dan mereka menang.
Karena itu, 20 tahun pertama kemerdekaan adalah masa konsolidasi. Menyatukan 17.000 pulau, ratusan suku, ratusan bahasa. Itu pencapaian luar biasa.

Di titik ini, PR generasi 1945 sudah selesai. Mereka menyerahkan negara yang merdeka secara politik kepada kita.

Sekarang: Penjajahan Sudah Berganti Wajah

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Masalahnya, di usia 81 tahun, musuh kita sudah tidak kelihatan. Ia tidak pakai seragam dan tidak datang dengan kapal perang.
Penjajahan hari ini datang dalam 3 bentuk:
Pertama, Penjajahan Ekonomi.
Kita merdeka, tapi dompet kita masih dijajah. Kita bangga “pasar terbesar di Asia Tenggara”, tapi yang paling diuntungkan adalah platform asing. Data kita, perilaku belanja kita, bahkan perhatian kita dijual.
Kita ekspor nikel mentah, impor baterai mobil listrik. Kita jual kopi biji, impor kopi sachet. Di mana letak kemandiriannya?

Kedua, Penjajahan Budaya.
Dulu penjajah melarang kita pakai bahasa sendiri. Sekarang kita sendiri yang malu pakai bahasa daerah di depan umum. Dulu mereka bawa budaya mereka. Sekarang kita yang berlomba-lomba meniru tanpa filter.
Anak SD sudah tahu influencer luar negeri, tapi tidak tahu pahlawan dari daerahnya sendiri. Ini bukan salah globalisasi. Ini soal kita lupa menjaga pagar.

Ketiga, Penjajahan Pikiran.
Yang paling berbahaya. Algoritma membuat kita terpecah. Hoaks membuat kita saling curiga. Buzzer membuat kita takut beda pendapat.
Kita merdeka bersuara, tapi tidak merdeka berpikir. Kita bebas memilih pemimpin, tapi pilihan itu seringkali hasil dari framing, bukan dari nalar.

Lalu, Apa Makna Merdeka di Usia 81?

Kalau musuhnya sudah ganti, maka perjuangannya juga harus ganti. Memaknai ulang kemerdekaan di usia 81 artinya menggeser fokus dari “melawan” menjadi “membangun”.

Merdeka artinya Berdaulat Pangan dan Energi.
Negara yang 81 tahun masih impor beras dan BBM akan sulit dibilang merdeka sepenuhnya. Ketahanan pangan dan energi adalah kemerdekaan jilid dua.

Merdeka artinya Punya Karya.
Bangsa besar bukan bangsa yang banyak mengkritik, tapi banyak menciptakan. Dari 81 tahun, berapa paten yang kita hasilkan? Berapa startup yang jadi decacorn asli anak bangsa? Berapa film, lagu, buku yang mendunia karena isinya, bukan karena kontroversinya?

Merdeka artinya Dewasa Berdemokrasi.
Boleh ribut saat pemilu. Tapi setelah itu bersatu lagi. Boleh beda partai, tapi jangan sampai beda Indonesia. Kedewasaan itu tanda bangsa yang sudah lama merdeka.

Merdeka artinya Punya Waktu untuk Berpikir.
Dulu pejuang tidak punya waktu mikir karena sibuk perang. Sekarang kita punya waktu. Jangan dihabiskan hanya untuk scroll dan debat. Gunakan untuk belajar, riset, dan menciptakan.

Tugas Siapa? Tugas Kita Semua

Memaknai ulang kemerdekaan bukan tugas pemerintah saja. Ini kontrak sosial baru antara negara dan warga.

Untuk Pemerintah: Fokus pada hilirisasi, pendidikan vokasi, dan perlindungan budaya. Buat kebijakan yang membuat anak muda bangga berkarya di negeri sendiri.

Untuk Pelaku Usaha: Jangan hanya jadi pedagang. Jadilah produsen. Bangun ekosistem, bukan hanya mengejar cuan cepat.

Untuk Generasi Muda: Kamu adalah “generasi 81”. Kakekmu merebut kemerdekaan. Orang tuamu mengisi kemerdekaan. Giliranmu membuktikan kemerdekaan. Jangan mau jadi generasi yang hanya jago ngetik tapi tidak jago kerja.

Untuk Kita Semua: Mulai dari hal kecil. Beli produk lokal. Gunakan bahasa Indonesia yang baik. Saring informasi sebelum share. Ikut menjaga kerukunan.

Jangan Hanya Diperingati, Diwujudkan

81 tahun adalah usia yang matang. Sudah saatnya kita berhenti merayakan kemerdekaan seperti anak kecil yang hanya dapat hadiah.

Saatnya kita merayakannya seperti orang dewasa yang dapat tanggung jawab.

Bung Hatta pernah bilang: “Indonesia tidak akan bercahaya karena obor di luar, tetapi karena obor di dalam dada”.

Obor itu adalah kemandirian, karya, dan persatuan.

Jadi, mari kita maknai ulang 17 Agustus tahun ini. Bukan dengan bertanya “sudah berapa lama kita merdeka”, tapi dengan bertanya “sudah sejauh apa kita memakmurkan kemerdekaan itu”.

Karena kemerdekaan tanpa kemakmuran, hanya akan jadi peringatan di kalender.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Saatnya naik kelas.

Merdeka!
(Sri DM, Dosen FSD UNM)

Bagaimana Reaksi Anda ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Bagikan ini:

  • Skype
  • Pinterest
  • Pocket
  • Reddit
  • LinkedIn
  • Tumblr

Terkait

ShareTweetSendShareShare
Muh. Ahmad

Muh. Ahmad

Related Posts

Upacara HUT RI Ke-81 di Disdik Sulsel, Hery Sumiharto Tekankan Semangat Kebangsaan
Daerah

Upacara HUT RI Ke-81 di Disdik Sulsel, Hery Sumiharto Tekankan Semangat Kebangsaan

Agustus 17, 2026
Disdik Sulsel Lepas Mahasiswa Magang Unhas
Daerah

Disdik Sulsel Lepas Mahasiswa Magang Unhas

Agustus 13, 2026
11 Santri TPA Nurul Islam Buntusu Ikuti Munaqasyah Santri ke-29 BKPRMI Makassar
Daerah

11 Santri TPA Nurul Islam Buntusu Ikuti Munaqasyah Santri ke-29 BKPRMI Makassar

Agustus 11, 2026
Kapal Latih SMKN 3 Jeneponto Terbakar
Daerah

Kapal Latih SMKN 3 Jeneponto Terbakar

Agustus 9, 2026
SMKN 1 Bulukumba dan KUA Ujung Bulu Jalin Kerja Sama melalui Penandatanganan MoU
Daerah

SMKN 1 Bulukumba dan KUA Ujung Bulu Jalin Kerja Sama melalui Penandatanganan MoU

Agustus 8, 2026
Siap Lulus Belum Tentu Siap Berkarier Oleh Agustin Atmaningru Dosen Psikologi Industri dan Organisasi UNM
News

Siap Lulus Belum Tentu Siap Berkarier Oleh Agustin Atmaningru Dosen Psikologi Industri dan Organisasi UNM

Agustus 5, 2026
Please login to join discussion

Cuaca

Fans Page

Teropong Aspirasi Masyarakat.com

Paling Popoler

  • Seleksi BCKS Disdik Sulsel Tuai Sorotan, Guru Resah Terancam Dipindahkan Jauh dari Keluarga, Pejabat;Dikonfirmasikan Terkait Hal itu  Bungkam

    Seleksi BCKS Disdik Sulsel Tuai Sorotan, Guru Resah Terancam Dipindahkan Jauh dari Keluarga, Pejabat;Dikonfirmasikan Terkait Hal itu Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Legislator Jeneponto Bahas Korban Mutasi Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Latih SMKN 3 Jeneponto Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Sulawesi Selatan Salurkan Bantuan Pendidikan kepada Murid SMAN 12 Maros

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membangun Kompetisi Sehat di Lingkungan Akademik – Dari Mengejar Ranking ke Mengejar Makna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penempatan Guru PPPK di Sulsel Disorot, Dinilai Semrawut dan Abaikan Jarak Domisili

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Santri TPA Nurul Islam Buntusu Ikuti Munaqasyah Santri ke-29 BKPRMI Makassar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Arsip

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
Teropong Aspirasi Masyarakat

Media Online Teropong Aspirasi masyarakat

Pos-pos Terbaru

  • MEMAKNAI ULANG KEMERDEKAAN DI USIA 81 TAHUN
  • Upacara HUT RI Ke-81 di Disdik Sulsel, Hery Sumiharto Tekankan Semangat Kebangsaan
  • Disdik Sulsel Lepas Mahasiswa Magang Unhas

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olaraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Uncategorized

© 2021 - 2021 Teropong Aspirasi Masyarakat

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Kontak
  • Redaksi

© 2021 - 2021 Teropong Aspirasi Masyarakat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Kirim Berita

    error: Konten dilindungi !!